Refleksi Pertemuan ke-1
Hari pertama mengikuti mata kuliah filsafat illmu hari rabu, 9 september 2015 di Pascasarjana Pend. Matematika UNY oleh dosen Prof. Masigit, MA. Refleksi singkat dari mata kuliah ini yaitu filsafat itu adalah meliputi yang ada dan yang mungkin ada, termasuk yang dipikirkan itu tentang Tuhan. Adap dalam berfilsafat itu harus dilandasi atau dipayungi melalui koridor spiritual kita masing-masing teruma dengan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT dan terus meminta pertolongan tanpa henti ketika mendapatkan keraguan. Belajar filsafat itu bagaikan menerbangkan layang-layang, jika layang – layang itu tidak diikat maka iya akan terbang begitu saja dan menghilang. Begitu juga dengan kita ketika belajar filsafat tanpa memiliki landasan yang kuat maka kita akan menghilan ( mengalami gangguan jiwa). Jangan menggunakan kehebatan pikiran, kehebatan logika anda untuk menganulir atau melemahkan keyakinan anda tapi haruslah sebaliknya gunakanlah kehebatan pikiran anda utuk menyuburkan keyakinan, mengisi keyakinan.
Hari pertama mengikuti mata kuliah filsafat illmu hari rabu, 9 september 2015 di Pascasarjana Pend. Matematika UNY oleh dosen Prof. Masigit, MA. Refleksi singkat dari mata kuliah ini yaitu filsafat itu adalah meliputi yang ada dan yang mungkin ada, termasuk yang dipikirkan itu tentang Tuhan. Adap dalam berfilsafat itu harus dilandasi atau dipayungi melalui koridor spiritual kita masing-masing teruma dengan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT dan terus meminta pertolongan tanpa henti ketika mendapatkan keraguan. Belajar filsafat itu bagaikan menerbangkan layang-layang, jika layang – layang itu tidak diikat maka iya akan terbang begitu saja dan menghilang. Begitu juga dengan kita ketika belajar filsafat tanpa memiliki landasan yang kuat maka kita akan menghilan ( mengalami gangguan jiwa). Jangan menggunakan kehebatan pikiran, kehebatan logika anda untuk menganulir atau melemahkan keyakinan anda tapi haruslah sebaliknya gunakanlah kehebatan pikiran anda utuk menyuburkan keyakinan, mengisi keyakinan.
Kemudian
mengenali metode atau alatnya, alat berfilsafat adalah bahasa analog, bahasa
anlog itu ketika bicara tuhan itu sebetulnya aku nyinggun-nyinggung maslah hati
dan keyakinan, tetapi berbicara tentang kehidupan chemistry masalah kehidupan. Metodologi filsafat menggunakan metode hidup, belajar filsafat
menggunakan metode hidup dan sebenarnya hanya orang kurang paham aja belajar
apapun menggunakan metode hidup. Metode hidup menghidup-hidupkan itu dari yang
tidak ada menjadi ada, kata-kata yang kita dengar bisa menjadikan yang mungkin
ada menjadi ada. Tiadalah alasan untuk tidak mensyukuri yang ada maupun yang
mungkin ada, manusia begitu halus indikatornya: multi indikator, Hanya dengan
memahami yang mungkin ada, kita bisa mensyukuri ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Filsafat identik dengan membaca,
ketika seseorang tidak membaca maka tidak ada pula filsafat. Pada saat sekarang
ini jangan hawatir untuk tidak membaca, karena sekarang sudah banyak bacaan
baikitu berupa media tulis, cetak dan elektronik ( berupa situs, blog, posting
yang ada di internet) dan bisa mengunjungi situs http://powermathematics.blogspot.com
dan http://uny.academia.edu/MarsigitHrd
. Dilihat dari segi katanya filsafat ilmu dapat dimaknai
sebagai filsafat yang berkaitan dengan atau tentang ilmu. Filsafat ilmu
merupakan bagian dari filsafat pengetahuan secara umum, ini dikarenakan ilmu
itu sendiri merupakan suatu bentuk pengetahuan dengan karakteristik khusus,
namun demikian untuk memahami secara lebih khusus apa yang dimaksud dengan filsafat
ilmu, maka diperlukan pembatasan yang dapat menggambarkan dan memberi makna
khusus tentang istilah tersebut.
Good
BalasHapus